Kapolsek Segah Resmikan Jembatan Merah Putih Gunung Sari, Perkuat Akses Warga dan Aktivitas Ekonomi

Header Menu

Iklan

Kapolsek Segah Resmikan Jembatan Merah Putih Gunung Sari, Perkuat Akses Warga dan Aktivitas Ekonomi

Anonimos
Kamis, 23 April 2026

 

Berau - Kapolsek Segah AKP Lisinius Pinem secara resmi membuka penggunaan Jembatan Merah Putih yang berlokasi di RT 01 Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, pada Kamis (23/4/2026). Perbaikan jembatan tersebut merupakan bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

Peresmian yang dimulai sekitar pukul 09.15 Wita itu dihadiri oleh Kepala Kampung Gunung Sari M. Jabir, tokoh adat Juliansyah, Ketua BPK Andi Ramlan, para Ketua RT, perangkat kampung, serta jajaran Polsek Segah.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Lisinius Pinem menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses perbaikan jembatan, terutama pemerintah kampung yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Ia menjelaskan, jembatan gantung tersebut diprioritaskan dalam program Polri karena memiliki fungsi vital sebagai jalur penghubung utama bagi masyarakat setempat. Selain itu, jembatan tersebut kini secara resmi dinamakan Jembatan Merah Putih Kampung Gunung Sari.

Menurutnya, keberadaan jembatan ini sangat penting karena menjadi akses penghubung antara Kampung Gunung Sari dan Kampung Tepian Buah. Fasilitas tersebut juga mempermudah mobilitas warga, khususnya pelajar dari tingkat TK hingga SMP, serta masyarakat yang membutuhkan jalur alternatif menuju pusat kecamatan.

Di sisi lain, Kepala Kampung Gunung Sari M. Jabir mengungkapkan apresiasi atas kepedulian Polri terhadap pembangunan di wilayahnya. Ia berharap sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat terus terjaga untuk mendorong kemajuan kampung.

Adapun proses perbaikan jembatan telah dimulai sejak 2 April 2026, meliputi pengecoran pada bagian ujung jembatan, penggantian papan ulin yang telah rusak, pengecatan pagar pengaman, hingga pembenahan dua menara utama.

Dengan panjang sekitar 110 meter dan lebar 2 meter, jembatan ini kini diharapkan lebih kokoh dan aman digunakan, serta mampu mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.

Keberadaan Jembatan Merah Putih tersebut diharapkan dapat memperlancar konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.