Balikpapan - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur terus meningkatkan kegiatan patroli preventif di sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Detasemen Gegana dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, Sabtu (20/06/26).
Patroli yang digelar menyasar sejumlah kawasan pemukiman, pusat aktivitas masyarakat, hingga objek vital yang menjadi titik perhatian pengamanan. Di wilayah Balikpapan, personel Detasemen Gegana melaksanakan pemantauan di kawasan Perumahan Den Haag Balikpapan Baru guna memastikan situasi lingkungan tetap aman serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Sementara itu, personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim melaksanakan patroli di sejumlah lokasi strategis Kota Samarinda, di antaranya kawasan Pasar Baqa Jalan Sultan Hasanuddin, Bank BNI Jalan Pattimura, serta Pos Pengamanan Jalan Ir. Sutami.
Dalam pelaksanaan patroli, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, namun juga berinteraksi langsung dengan masyarakat, petugas keamanan lingkungan, dan pengguna jalan. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan preventif sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.
Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin merupakan wujud kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Personel Satbrimob akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan patroli dan pemantauan wilayah. Hal ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi tetap aman serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas,” ujar Kombes Pol Andy Rifai.
Sementara itu, Kabag Ops Sat Brimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menambahkan bahwa kegiatan patroli akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan dinamika situasi keamanan di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi kunci terciptanya wilayah yang aman dan kondusif,” tutup AKP Nugroho Widihyanto.