Gerak Cepat Tim Samapta dan Brimob Polda Kaltim Bantu Penanganan Kebakaran di Pasar Sepinggan

Header Menu

Iklan

Gerak Cepat Tim Samapta dan Brimob Polda Kaltim Bantu Penanganan Kebakaran di Pasar Sepinggan

Kamis, 30 Juli 2026

Balikpapan - Respons cepat ditunjukkan jajaran Polda Kalimantan Timur dalam menangani musibah kebakaran yang melanda kawasan Pasar Sepinggan Kota Balikpapan, Jumat (31/7/2026).

Personel dari Direktorat Samapta dan Satuan Brimob Polda Kaltim segera diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman api, evakuasi, serta pengamanan area terdampak.

Begitu menerima informasi terjadinya kebakaran, Tim Pengamanan Masyarakat (Pammat) Dit Samapta bersama personel Brimob langsung bergerak menuju lokasi guna memberikan bantuan kepada petugas pemadam kebakaran dan masyarakat yang terdampak.

Dalam upaya mempercepat pengendalian kobaran api, Polda Kaltim mengerahkan dua unit Armored Water Cannon (AWC), masing-masing milik Direktorat Samapta dan Satuan Brimob. Kendaraan tersebut digunakan untuk mendukung proses pemadaman bersama armada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Balikpapan sehingga api dapat segera dikendalikan.

Selain membantu pemadaman, personel kepolisian juga melaksanakan berbagai langkah pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Di antaranya mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, membantu warga menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi, serta melakukan sterilisasi area untuk memberikan ruang gerak yang aman bagi petugas gabungan selama proses penanganan berlangsung.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran menghanguskan sejumlah kios yang berada di kawasan Pasar Sepinggan. Meski demikian, peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri di lokasi merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, terutama saat terjadi situasi darurat.

"Respons cepat ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat ketika dibutuhkan. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan pemerintah daerah, pemadam kebakaran, serta seluruh unsur terkait dapat terus diperkuat dalam penanganan berbagai bencana maupun keadaan darurat di Kalimantan Timur," ujar Kombes Teddy.

Polda Kaltim juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, memastikan instalasi listrik berada dalam kondisi aman, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan lingkungan.

Melalui kolaborasi seluruh pihak, diharapkan penanganan bencana dapat berlangsung cepat, efektif, dan mampu meminimalkan dampak yang ditimbulkan.