Berau – Polres Berau melalui Polsek Gunung Tabur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong produktivitas masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui pendampingan pengiriman hasil panen jagung mandiri dari lahan Berau Coal di Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur, menuju Gudang Bulog Cabang Berau, Senin (10/8/2026).
Kegiatan pemuatan dan pengiriman hasil panen tersebut dilaksanakan mulai pukul 11.30 WITA dengan hasil panen jagung sebanyak 550 kilogram atau 11 karung. Jagung tersebut merupakan hasil panen dari lahan Berau Coal Kampung Birang RT 02 yang dikelola sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan kemitraan Polri dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Gunung Tabur menurunkan Bhabinkamtibmas Kampung Birang Aipda Satria untuk melakukan pendampingan sekaligus memastikan proses pergeseran hasil panen menuju Gudang Bulog Cabang Berau berjalan aman dan lancar.
Hasil panen diangkut menggunakan satu unit kendaraan Toyota Hilux G Double Cabin dengan nomor polisi KT 8544 GM. Setibanya di Gudang Bulog Cabang Berau, hasil panen langsung dilakukan pembongkaran dan diserahkan kepada pihak Bulog untuk menjalani proses pemeriksaan serta penerimaan.
Dari hasil pemeriksaan, jagung yang dikirim memiliki kadar air sebesar 10,1 persen dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk dilakukan pembelian oleh pihak Bulog. Adapun harga pembelian jagung ditetapkan sebesar Rp6.400 per kilogram.
Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gunung Tabur IPTU Alan Firdaus, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa pendampingan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah.
"Polsek Gunung Tabur akan terus mendukung dan mendampingi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan. Kami juga memastikan proses pengiriman hasil panen dapat berjalan aman dan lancar hingga diterima oleh pihak Bulog," ujar Kapolsek.
Dalam proses penerimaan, pihak Bulog juga memberikan sejumlah masukan kepada pengelola hasil panen. Salah satunya terkait kebersihan jagung yang diharapkan dapat lebih diperhatikan sebelum dikirim. Pihak Bulog juga menyarankan agar dilakukan pengecekan sampel terlebih dahulu sebelum hasil panen dikirim ke gudang.
Selain itu, pihak gudang melakukan penyesuaian jahitan karung menggunakan mesin jahit standar Bulog dengan biaya yang telah ditetapkan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kemasan hasil panen sesuai dengan standar penerimaan di gudang.
Kapolsek Gunung Tabur menegaskan bahwa sinergi antara Polri, masyarakat, pihak swasta, dan Bulog merupakan bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan.
"Kami berharap hasil panen masyarakat dapat terserap dengan baik dan memberikan manfaat secara ekonomi. Sinergi seperti ini akan terus kami dorong agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan," tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan pemuatan, pengiriman, hingga penerimaan hasil panen jagung di Gudang Bulog Cabang Berau berjalan aman, tertib, dan lancar.
