Karhutla di Samboja Barat Berhasil Dikendalikan, Tim Gabungan Berjuang hingga Dini Hari

Header Menu

Iklan

Karhutla di Samboja Barat Berhasil Dikendalikan, Tim Gabungan Berjuang hingga Dini Hari

Selasa, 22 September 2026

 

 


Kukar – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan vegetasi KM 54 RT 16, Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (20/9/2026) malam.

Kobaran api yang membakar area pohon dan semak belukar dengan luasan sekitar 5 hektare tersebut mendapat penanganan cepat dari personel kepolisian bersama tim gabungan. Meski lokasi berada cukup jauh dari Mako Polsek Samboja, petugas tetap bergerak menuju titik kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman.

Penanganan dimulai sekitar pukul 22.30 Wita. Kondisi medan dan luas area yang terbakar membuat proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.

Polsek Samboja bersinergi dengan Yayasan Jejak Pulang, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, Damkar Samboja, PMI, PT Lembuswana Perkasa, MPA Tanjung Harapan, Otorita IKN serta masyarakat sekitar.

Sebanyak 45 personel dikerahkan untuk mendukung proses penanganan. Petugas melakukan pemadaman sekaligus mengantisipasi agar api tidak merambat ke area lainnya.

Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 03.55 Wita. Kondisi asap juga berhasil dikendalikan dan situasi di sekitar lokasi dinyatakan aman.

Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api di sekitar lokasi.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan respons serta kerja sama seluruh pihak, khususnya ketika kebakaran terjadi pada malam hari dan berada di lokasi yang cukup jauh dari pusat permukiman.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun kepulan asap di kawasan hutan dan lahan.

“Respons cepat dan sinergi seluruh unsur sangat diperlukan dalam menangani Karhutla. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Polsek Samboja mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.