Lima Hektare Lahan Gambut Terbakar, Polres Paser Bergerak Lakukan Pemadaman

Header Menu

Iklan

Lima Hektare Lahan Gambut Terbakar, Polres Paser Bergerak Lakukan Pemadaman

Jumat, 04 September 2026

 

Paser - Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan jajaran Polres Paser bersama personel Polsek Tanah Grogot dan sejumlah unsur terkait. Kebakaran terjadi di kawasan lahan gambut dan semak belukar milik warga di Jalan Pulau Sungkai, Desa Jone RT 08, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Jumat (4/9/2026).

Penanganan dimulai sekitar pukul 14.25 WITA setelah tim menerima informasi adanya titik api di kawasan tersebut. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman untuk mengantisipasi kobaran api menjalar ke area lainnya.

Dari hasil pengecekan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±5 hektare. Area tersebut terdiri dari beberapa bidang lahan milik warga, masing-masing sekitar satu hektare.

Pemadaman dipimpin Kabag Ops Polres Paser Kompol Toni Joko Purnomo, S.H., M.M., dengan melibatkan Kasat Samapta AKP Agus Sanyoto, S.H., Kapolsek Tanah Grogot IPTU Suparman, Kasi Dokes IPTU Ari Munandar, personel BKO Polda Kaltim, Brimob Kompi C, BPBD Kabupaten Paser, Manggala Agni serta personel Koramil Tanah Grogot.

Untuk mempercepat proses penanganan, petugas mengerahkan sejumlah sarana pendukung, di antaranya kendaraan Hilux, armada pemadam Manggala Agni, kendaraan BPBD, truk pemburu api milik Sat Samapta Polres Paser serta tiga unit mesin pemadam air.

Tim gabungan menyasar titik-titik api yang masih dapat dijangkau. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan penyiraman dan pendinginan pada area terdampak guna memastikan tidak terdapat bara yang dapat kembali menimbulkan api.

Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.57 WITA. Petugas tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.

Selain melakukan pemadaman, personel juga memberikan edukasi kepada warga sekitar mengenai bahaya pembakaran lahan. Koordinasi bersama pemerintah desa turut dilakukan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah karhutla sejak dini.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi belum menemukan adanya aktivitas pembukaan lahan menggunakan metode pembakaran. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian.

Kapolsek Tanah Grogot IPTU Suparman mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca panas dan lahan dalam keadaan kering.

“Kami akan tetap siaga dan melakukan pemantauan. Kondisi cuaca cerah serta karakter lahan gambut cukup rawan terbakar. Apabila masyarakat melihat adanya asap maupun titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” tegasnya.